Berita Terkini

Ikuti Kegiatan Ngopi Asli Persiapan Taktik Swakelola Dan Strategi Perjanjian Kerjasama Pilkada

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - KPU Kota Surakarta mengikuti kegiatan Ngopi Asli yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring di aula kantor KPU Kota Surakarta. Kegiatan rapat dibuka langsung sekaligus sambutan dan pengarahan oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah Basmar Perianto Amron. Pada sambutannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran bapak ibu dari satker KPU Kabupaten Kota di Lingkungan Provinsi Jawa Tengah serta menegaskan agar memperhatikan materi dari narasumber agar dapat melakukan mitigasi resiko kemungkinan-kemungkinan yang muncul dikemudian hari, seperti pemeriksaan dari Inspektorat, BPK maupun dari APH. Selasa, (24/02/2026)

Kegiatan dipandu oleh moderator yaitu Mayang Mayurantika selaku Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Kota Salatiga. Kemudian dilanjutkan sesi pemaparan materi narasumber oleh R. Suryanto selaku Kepala Satuan Pelaksana Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) KPU Provinsi Jawa Tengah. Narasumber menyampaikan bahwa perlu di pahami terlebih dahulu kegiatan-kegiatan pengadaan di Komisi Pemilihan Umum yang bisa dilaksanakan dengan swakelola, yaitu : (1) Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula Goes to Campus/Ormas/Masyarakat; (2) Pemeriksaan Kesehatan dengan RSUD; (3) Distribusi Logistik di lokasi terpencil yang menggunakan pesawat TNI AU atau Kapal Perang AL; (4) Sayembara Jingle/Maskot/Desain; dsb. Lalu untuk pelaksanaan swakelola terdapat penyusunan 3 (tiga) tim eksekutor swakelola, yaitu : (1) Tim Kegiatan, (2) Tim Pelaksana; (3) Tim Pengawas. Tim diatas setara dengan tim Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja). Kemudian dalam penunjukan tim swakelola diatas juga diharapkan untuk melibatkan divisi lain, agar beban kerja bisa didistribusikan dengan merata dan hasil kegiatan bisa maksimal. Tim Swakelola yang lintas divisi diharapkan tidak menjadikan sebuah kegiatan oleh sebuah divisi saja terkesan berat dan mengalami kekurangan personil divisi, sehingga istilah yang baik adalah menjadi superteam, bukan superman. Tipe Swakelola ada 3, yaitu : (1) Swakelola Tipe 1 (dikelola sendiri-intern), (2) Swakelola Tipe 2 (bekerja sama dengan instansi lain); (3) Swakelola Tipe 3 (dikelola oleh Kelompok Masyarakat).  (Ed:Asa/kpusurakarta)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 35 kali