Berita Terkini

KPU Kota Surakarta Lakukan Pendampingan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMP Lazuardi Kamila

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id -  Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta melakukan Pendampingan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMP Lazuardi Kamila pada event Pemilos. Jumat, (11/09/2026). Kegiatan diselenggarakan di aula sekolah SMP Lazuardi Kamila, Tim Parmas SDM KPU Kota Surakarta bekerjasama dengan Guru SMP Lazuardi Kamila untuk dapat melakukan pendampingan pada kegiatan pemungutan suara untuk pemilos. Kadiv Teinis Penyelenggara Pemilu, Jati Narendro Pratignyo Tiyoso didampingi oleh staff sekretariat KPU Kota Surakarta menyampaikan materi sosialisasi tentang Demokrasi dan kepemiluan. Selanjutnya, juga menyampaikan kepada siswa-siswi SMP Lazuardi Kamila yang nantinya menjadi Calon pemilih pemula bagaimana tata cara menggunakan hak pilih di TPS yang benar dan juga menyampaikan asas-asas kepemiluan yaitu Luber dan Jurdil. Siswa-siswi SMP Lazuardi Kamila sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan Sosdiklih ini. Selain itu Tim Sosdiklih Parmas KPU Kota Surakarta juga mengajak siswa-siswi untuk berdiskusi dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama seluruh siswa-siswi serta guru yang mengikuti Sosdiklih ini. (Ed:Asa/kpusurakarta)

Rapat Koordinasi Penyelenggaraan PDPB Triwulan III Tahun 2026

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - KPU Kota Surakarta menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU Surakarta memastikan data pemilih tetap akurat, valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Rakor melibatkan sejumlah stakeholder, yakni Polresta Surakarta, Kodim, Bawaslu Kota Surakarta, Kementerian Agama Kota Surakarta, Rutan Kelas I Surakarta, Disdukcapil, Dinas Sosial, Kesbangpol, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, serta Griya PMI Surakarta. Ketua KPU Kota Surakarta Yustinus Arya Artheswara, saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih membutuhkan kolaborasi lintas instansi. “KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kualitas data pemilih. Dibutuhkan kolaborasi dan pertukaran informasi dengan stakeholder agar setiap perubahan data dapat diketahui, dicermati, dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Arya. Materi rakor disampaikan Aldian Andrew Wirawan, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Surakarta. Aldian menjelaskan bahwa KPU berupaya menjaga akurasi dan validitas data melalui pengumpulan data, verifikasi dan validasi, serta koordinasi dengan stakeholder. Ia menekankan, proses tersebut harus tetap memperhatikan keamanan informasi dan perlindungan data pribadi. “Di satu sisi kita membutuhkan kolaborasi dan pertukaran informasi untuk memastikan data semakin akurat. Namun di sisi lain, keamanan data dan perlindungan data pribadi juga menjadi prinsip yang harus tetap kita jaga,” tegas Aldian. Rakor juga menjadi ruang bagi stakeholder untuk menyampaikan tanggapan dan masukan. Disdukcapil Kota Surakarta menyampaikan informasi terkait penduduk berusia di atas 100 tahun, capaian perekaman KTP-el bagi pemilih pemula, serta pembaruan data kematian. Sementara perwakilan TNI menyampaikan dukungan terhadap pembaruan data personel TNI yang memasuki masa purna tugas, sekaligus dukungan pengamanan sebagai backup kegiatan KPU sesuai ketentuan dan kewenangan.  (Ed:Asa/kpusurakarta)

Kolaborasi Lintas Sektor Kearsipan Guna Menyatukan Integritas Data Pemilu

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - KPU Kota Surakarta mengikuti kegiatan Ngopi Asli yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring. Kegiatan dibuka oleh Handi Tri Ujiono selaku Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah dilanjutkan oleh Basmar Perianto Amron selaku Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah mewakili Ketua KPU Kota Provinsi Jawa Tengah. Penyampaian materi narasumber yang pertama dari KPU Kabupaten Blora. Pemilu tidak berakhir saat suara dihitung, Pemilu menghasilkan data dan dokumen dalam jumlah besar, rekam jejak dari setiap tahapan penyelenggaraan, informasi yang harus dapat dipertanggungjawabkan, arsip yang harus tetap autentik - utuh - aman dan mudah ditemukan. Bahwasanya arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan melainkan arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media. Dari tahapan Pemilu lahir rekam jejak, pengelolaan arsip mencakup Penciptaan arsip, Pengelolaan arsip aktif dan inaktif, Klasifikasi dan penataan, Digitalisasi, Keamanan dan perlingungan, Penyusutan sesuai ketentuan. Dilanjutkan penyampaian materi narasumber kedua dari KPU Kabupaten Wonogiri. data, arsip dan integritas data pemilu. Tugas penyelenggara tidak lagi hanya melaksanakan tahapan teknis, tetapi juga mengawal bukti sejarah politik. International IDEA menetapkan bahwa integritas data pemilu harus memenuhi aspek accuracy, transparancy, security, inclusivity, dan accountability. Data pemilu yang berintegritas adalah data yang akurat angkanya, transparan prosesnya, aman sistemnya, inklusif cakupannya, dan akuntabel secara hukum. Paradigma baru data dan arsip pemilu vs realita fragmentasi. Menghidupkan data dan arsip, arsip harus diubah menjadi pusat data hidup yang menyumbang pengetahuan baru dan melandasi kebijakan ke depan. Injury time, resolusi Wonogiri: defragmentasi dan kolaborasi dengan melakukan data mapping dan kolaborasi lintas sektor (BPS, Bapperida, Disdukcapil, Dinas Arsip dan Perpusda, Dinas Sosial, dan Dinas PMD).  (Ed:Asa/kpusurakarta)

KPU Kota Surakarta Gandeng Universitas Dharma AUB Surakarta Untuk Memperkuat Di Bidang Demokrasi serta Kepemiluan

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - KPU Kota Surakarta menggandeng Universitas Dharma AUB Surakarta untuk memperkuat di bidang Demokrasi serta Sosialisasi pendidikan pemilih. Kerja sama tersebut ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Aula Rektorat Universitas Dharma AUB Surakarta, Senin (07/09/2026). Nota Kesepahaman ini ditandatangani Ketua KPU Kota Surakarta, Yustinus Arya Artheswara bersama Pejabat Rektor Universitas Dharma AUB Surakarta, I Gusti Putu Diva Awatara. Kerja sama mencakup pendidikan dan sosialisasi kepemiluan, pendidikan demokrasi, penelitian dan kajian kepemiluan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas mahasiswa. Pada kesempatan ini Ketua KPU menyampaikan beberapa hal yang salah satunya ialah “Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Kampus juga dinilai menjadi ruang penting untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kepemiluan. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya KPU Kota Surakarta untuk membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, mengenai kepemiluan dan demokrasi,” ujar Arya. Pejabat Rektor Universitas Dharma AUB Surakarta, I Gusti Putu Diva Awatara menyambut baik kerja sama tersebut. Kolaborasi dengan KPU Surakarta diharapkan dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus membuka ruang bagi sivitas akademika untuk berkontribusi dalam pengembangan demokrasi. Kerja sama KPU Surakarta dan Universitas Dharma AUB selanjutnya diharapkan diwujudkan melalui program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan Pemahaman demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas di Kota Surakarta.  (Ed:Asa/kpusurakarta)

Menghadapi Pemilu Tahun 2029, Seluruh Jajaran KPU Kota Surakarta Harus Mempersiapkan Diri Sejak Dini

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta menggelar Apel Rutin bersama, Senin (07/09/2026). Apel rutin setiap senin pagi yang dilaksanakan di Halaman kantor KPU Kota Surakarta tersebut diikuti jajaran sekretariat KPU Kota Surakarta. Dalam Apel ini Anggota KPU, Yuly Yulianingrum memberikan pengarahan kepada seluruh peserta Apel. Dalam arahannya menyampaikan pesan bahwa untuk Menghadapi Pemilu Tahun 2029, seluruh jajaran KPU Kota Surakarta harus mempersiapkan diri sejak dini dengan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalitas yang kuat. Setiap pegawai wajib mengelola waktu dengan baik, menaati jadwal, dan melaksanakan tugas secara tepat serta konsisten. KPU harus mampu memberikan pelayanan dan informasi kepemiluan yang akurat, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Sinergi, koordinasi, dan kerja sama antardivisi maupun antar jajaran harus diperkuat untuk memastikan seluruh tugas kepemiluan berjalan efektif. Dengan disiplin, profesionalitas, sinergi, dan kondisi fisik yang prima, seluruh jajaran harus memastikan KPU Kota Surakarta siap menghadapi dan menyukseskan Pemilu Tahun 2029 Apel Rutin Bersama diharapkan menjadi acuan untuk dapat selalu menemukan semangat baru serta menumbuhkan kekompakan pada seluruh jajaran KPU Kota Surakarta. (Ed:Asa/kpusurakarta)

Edukasi Sejak Dini : KPU Kota Surakarta Gelar Sosdiklih Di SMKN 4 Surakarta

Surakarta, kota-surakarta.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMKN 4 Surakarta. Jumat, (04/09/2026). Kegiatan diselenggarakan di Halaman sekolah SMKN 4 Surakarta , Tim Parmas SDM KPU Kota Surakarta bekerjasama dengan Guru dan teman-teman Osis SMKN 4 Surakarta . Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Yuly Yulianingrum didampingi oleh staff sekretariat KPU Kota Surakarta menyampaikan materi sosialisasi tentang Demokrasi dan kepemiluan. Selanjutnya, juga menyampaikan kepada siswa-siswi SMKN 4 Surakarta yang nantinya menjadi Calon pemilih pemula bagaimana tata cara menggunakan hak pilih di TPS yang benar dan juga menyampaikan asas-asas kepemiluan yaitu Luber dan Jurdil. Siswa-siswi SMKN 4 Surakarta sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan Sosdiklih ini. Selain itu Tim Sosdiklih Parmas KPU Kota Surakarta juga mengajak siswa-siswi untuk berdiskusi dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama seluruh siswa-siswi serta guru yang mengikuti Sosdiklih ini. (Ed:Asa/kpusurakarta)

🔊 Putar Suara